menggenggam bumi memandang asa...

menggenggam bumi memandang asa...

Senin, 14 April 2014

pesona kota luwuk

Matahari diufuk timur Desa Pagimana



Suasana malam pesisir pantai kota Luwuk



Pemukiman diatas pantai kota luwuk




Luwuk at night




 sweet morning at luwuk







 Tilong Kabila Merapat



Wisata Pemandian Puncak Pagimana

Selasa, 01 April 2014

‘Jabatan Fungsional Laboran’


 

Seluk beluk Pranata Laboratorium Pendidikan Perguruan Tinggi


catatan: tulisan ini merupakan intisari dari berbagai sumber
Pranata Laboratorium Pendidikan yang selanjutnya disingkat PLP, adalah jabatan yang mempunyai ruang lingkup, tugas, tanggung jawab, dan  wewenang   untuk   melakukan   pengelolaan   laboratorium   pendidikan   yang   diduduki oleh Pegawai Negeri Sipil dengan hak dan kewajiban yang diberikan secara penuh  oleh pejabat yang berwenang. Pranata Laboratorium adalah jabatan fungsional dalam dunia pendidikan yang sebelumnya dikenal sebagai laboran.
Dasar hukum:
  1. UU Nomor 8   Tahun 1974   tentang   Pokok-Pokok  Kepegawaian
  2. UU  Nomor   43  Tahun   1999   tentang jabatan Fungsional
  3. UU   Nomor   20  Tahun  2003      tentang   Sist  Pendidikan Nasional
  4. Peraturan Pemerintah Nomor 101 Tahun 2000 tentang Diklat Jabatan
  5. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2002 ttg Kenaikan Pangkat
  6. Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2003 ttg Formasi PNS
  7. Permenpan dan RB No 03 tahun 2010 ttg Jabfung PLP dan AK
  8. Perat Bersama Mendiknas dan Ka BKN no 02/V/PB/2010 dan No 13 tahun 2010 tentang petunjuk pelaksanaan jabatan fungsional pranata laboratorium pendidikan  dan angka kreditnya
TUGAS POKOK JABATAN FUNGSIONAL PRANATA LABORATORIUM PENDIDIKAN
Mengelola laboratorium melalui serangkaian kegiatan perancangan, pengoperasian peralatan, penggunaan bahan, pemeliharaan/perawatan, perlatan dan bahan, pengevaluasian sistem kerja laboratorium, dan pengembangan kegiatan laboratorium baik untuk pendidikan, penelitian, dan/atau pengabdian kepada masyarakat. (Rumpun Jabatan Berdasarkan Kepres No 87 Tahun 1999 Rumpun Pendidikan Lainnya).
TIPE LABORATORIUM
  • Laboratorium Tipe I untuk Sekolah dasar dan menengah
  • Laboratorium Tipe II adalah Laboratorium ilmu dasar yang terdapat di perguruan tinggi tingkat persiapan (Semester I, II), atau unit pelaksana teknis yang menyelenggarakan pendidikan dan/atau pelatihan dengan fasilitas penunjang peralatan kategori I dan II, dan bahan yang dikelola adalah bahan kategori umum untuk melayani kegiatan pendidikan mahasiswa.
  • Laboratorium Tipe III adalah Laboratorium bidang keilmuan terdapat di jurusan atau program studi, atau unit pelaksana teknis yang menyelenggarakan pendidikan dan/atau pelatihan dengan fasilitas penunjang peralatan kategori I, II, dan III, dan bahan yang dikelola adalah bahan kategori umum dan khusus untuk melayani kegiatan pendidikan, dan penelitian mahasiswa dan dosen.
  • Laboratorium Tipe IV adalah Laboratorium terpadu yang terdapat di pusat studi fakultas atau universitas, atau unit pelaksana teknis yang menyelenggarakan pendidikan dan/atau pelatihan dengan fasilitas penunjang peralatan kategori I, II, dan III, dan bahan yang dikelola adalah bahan kategori umum dan khusus untuk melayani kegiatan penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, mahasiswa dan umum
JENJANG JABATAN
Jabatan Fungsional PLP terdiri atas tingkat keterampilan dan tingkat keahlian.
  1. Jenjang jabatan PLP tingkat keterampilan dari yang paling rendah sampai dengan paling tinggi, yaitu: PLP Pelaksana;PLP Pelaksana Lanjutan; danPLP Penyelia.
  2. Jenjang jabatan PLP tingkat keahlian dari yang paling rendah sampai dengan paling tinggi, yaitu:PLP Pertama;PLP Muda; dan PLP Madya.

PANGKAT DAN GOLONGAN
  • PLP tingkat keterampilan yaitu:
  • PLP Pelaksana:
    Pengatur, golongan ruang II/c; dan
    Pengatur Tingkat I, golongan ruang II/d.
  • PLP Pelaksana Lanjutan:
    Penata Muda, golongan ruang III/a; dan
    Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b.
  • PLP Penyelia:
    Penata, golongan ruang III/c; dan
    Penata Tingkat I, golongan ruang III/d.
  • PLP tingkat keahlian yaitu:
  • PLP Pertama: Penata Muda, golongan ruang III/a; dan
    Penata Muda Tingkat I, golongan ruang III/b.
  • PLP Muda:
    Penata, golongan ruang III/c; dan
    Penata Tingkat I, golongan ruang III/d.
  • PLP Madya:
    Pembina, golongan ruang IV/a;
    Pembina Tingkat I, golongan ruang IV/b; dan
    Pembina Utama Muda, golongan ruang IV/c

NILAI ANGKA KREDIT
  • Unsur dan sub unsur kegiatan PLP yang dapat dinilai angka kreditnya, terdiri atas:
    Pendidikan, meliputi:
  1. pendidikan formal dan memperoleh ijazah/gelar;
  2. pendidikan dan pelatihan fungsional di bidang pengelolaan laboratorium serta memperoleh Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan (STTPP) atau sertifikat; dan
  3. pendidikan dan pelatihan prajabatan.

  • TUGAS PLP meliputi:
  1. pengajar/pelatih di bidang pengelolaan laboratorium;
  2. pemberian bimbingan di bidang pengelolaan laboratorium;
  3. peran serta dalam seminar/lokakarya di bidang pengelolaan laboratorium;
  4. keanggotaan dalam organisasi profesi;
  5. keanggotaan dalam Tim Penilai Angka Kredit Jabatan Fungsional PLP;
  6. perolehan penghargaan/tanda jasa; dan
  7. perolehan gelar kesarjanaan lainnya

  • Pengelolaan laboratorium, meliputi:
  1. perancangan kegiatan laboratorium;
  2. pengoperasian peralatan dan penggunaan bahan;
  3. pemeliharaan/perawatan peralatan dan bahan;
  4. pengevaluasian sistem kerja laboratorium; dan
  5. pengembangan kegiatan laboratorium.
  • Pengembangan profesi PLP, meliputi:
  1. pembuatan karya tulis ilmiah di bidang pengelolaan laboratorium;
  2. penerjemahan buku dan pustaka lainnya di bidang pengelolaan laboratorium;
  3. penyusunan standar dan/atau pedoman pengelolaan laboratorium;
  4. penemuan teknologi tepat guna di bidang pengelolaan laboratorium; dan
  5. perolehan sertifikat profesi.

PENGANGKATAN DALAM JABATAN FUNGSIONAL PLP
Impassing atau penyesuaian
  • Pengangkatan dlm Jafung bagi PNS yang melaksanakan tugas pokok JabFung tsb ditetapkanà jenjang jab sesuai dg pangkat yg dimiliki
Pengangkatan pertama
  • Pengangkatan untuk mengisi formasi melalui CPNS

Perpindahan dari jabatan lain
  • Pengangkatan yang dilakukan melalui perpindahan dari JS atau JF lain ke dlm JF PLP

PENYESUAIAN/INPASSING DALAM JABATAN DAN ANGKA KREDIT PRANATA LABORATORIUM PENDIDIKAN:
  • Pegawai Negeri Sipil yang pada saat ditetapkan Peraturan Menteri ini telah dan masih melaksanakan tugas di bidang pengelolaan laboratorium berdasarkan keputusan pejabat yang berwenang, dapat disesuaikan/inpassing dalam jabatan PLP

KETENTUAN IMPASSING

  • Untuk PLP tingkat keterampilan:
  1. Berijazah paling rendah SMA atau yang setingkat.
  2. Pangkat paling rendah Pengatur, golongan ruang II/c.
  3. Setiap unsur penilaian prestasi kerja dan pelaksanaan pekerjaan dalam Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) paling rendah bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir.
  • Untuk PLP tingkat keahlian:
  1. Berijazah paling rendah S1/Diploma IV atau yang setingkat.
  2. Pangkat paling rendah Penata Muda, golongan ruang III/a.
  3. Setiap unsur penilaian prestasi kerja dan pelaksanaan pekerjaan dalam Daftar Penilaian Pelaksanaan Pekerjaan (DP3) paling rendah bernilai baik dalam 1 (satu) tahun terakhir

PENILAIAN PRESTASI KERJA:
  • Penilaian prestasi kerja PLP ditetapkan dengan angka kredit oleh Pejabat yang berwenang menetapkan angka kredit setelah mendengar/mendapat pertimbangan dari tim penilai
  • Penetapan angka kredit dilakukan setiap tahun

PERIODE PENILAIAN/ PENETAPAN ANGKA KREDIT
  • Paling kurang 2x setahun: Januari dan Juli
  • Januari untuk kenaikan pangkat April
  • Juli untuk kenaikan pangkat  Oktober
  • Penilaian dan penetapan angka kredit PLP dilakukan paling kurang 1(satu) kali dlm setahun

SYARAT KENAIKAN PANGKAT/JABATAN
Kenaikan Pangkat
  • Sekurang2nya DUA thn dalam Pangkat
  • Telah mencapai angka kredit kumulatif yg ditentukan (PAK)
  • DP3 bernilai baik
Kenaikan Jabatan
  • Sekurang2nya SATU thn dalam Jabtan
  • Telah mencapai angka kredit kumulatif yg ditentukan (PAK)
  • DP3 bernilai baik

BATAS USIA PENSIUN
  • Batas usia pensiun adalah 56 tahun
  • Secara selektif dpt dilakukan evaluasi perpanjangan  batas usia pensiun sd 58-60-65, bila
  1. Kaderisasi
  2. Kompetensi
  3. Kesehatan

DAFTAR PUSTAKA DARI BERBAGAI SUMBER PUSTAKA TERKAIT
PERATURAN_BERSAMA_Mendiknas_BKN
PERATURAN_BERSAMA_Mendiknas_BKN-LAMPIRAN_I
PERATURAN_BERSAMA_Mendiknas_BKN-LAMPIRAN_II_
RSAMA_Mendiknas_BKN-LAMPIRAN_III_s_1__d_XVII
PENJELASAN ATAS INSTRUMEN UJI PETIK FORMASI PLP
INSTRUMEN UJI PETIK PLP

Rabu, 26 Maret 2014

Cara Membuat Boneka Danbo

Cara Membuat Boneka Danbo Lengkap

Nama Danbo memang terdengan asing. Danbo berasal dari kata ''Danboard'' artinya papan karton atau kardus. Boneka kardus ini adalah kreasi komikus Jepang, Azuma Kiyohiko. Danbo kini semakin terkenal di Asia termasuk Indonesia.



Siapkan Bahan dan Alat yang diperlukan
-Kertas concorde / glossy
-Penggaris
-Gunting
-Silet karter
-Lem Kertas/Uhu

Download Pola danbo :
Silahkan save lalu print di kertas concorde / glossy

Langkah-Langkah Membuat Boneka Danbo

No 1 Dibentuk Menjadi kepala Danbo



No 16 Dibentuk Menjadi Tangan Danbo




No 8 Dibentuk Menjadi Badan Danbo



No 3  Dibentuk sesuai pola , Kemudian di rekatkan pada tangan danbo / pada no 16



No 6 Dibentuk sesuai dengan pola
dan membuat bagian seperti tabung, sebagai engsel penggerak pada tangan Danbo dan No. 07 untuk penutupnya. Setelah itu, untuk tempat engselnya di gunakan pola No. 09



Gabungkan Tangan denga tempat Engsel yang telah anda buat .



Setelah itu Gabungkan Tangan dengan badan danbo ( no 8 )



Bentuklah tabung dari No. 15, sebagai penutup tabung gunakan lingkaran pada No. 14. Kemundian gabungkan tabung-tabung tersebut dengan pola No. 13. Ini adalah sebagai engsel pada kepala.



Gabungkan pola No 12 dengan engsel kepala.




Rekatkan engsel kepala tersebut pada bagian badan Danbo.



Rekatkan bagian kepala ke engsel kepala tersebut.



No 2 Dibentuk menjadi kaki kaki danbo



Buatlah engsel pada kaki dengan membentuk tabung pada pola No. 17, dengan lingkaran penutup No. 5. Gabungkan kedua kaki dengan engsel tersebut.



Rekatkan kaki yang sudah jadi di bagian dalam badan Danbo tersebut.



selamat mencoba ^^

Minggu, 16 Februari 2014

cara menambahkan hatch / arsiran di autocad

hatch pattern’
atau yang lebih dikenal dengan ‘arsiran’ adalah salah satu fasilitas AutoCAD yang biasa digunakan untuk membuat arsiran. ‘hatch pattern’ ini digunakan untuk meng-‘arsir’ pasir, pasangan bata, pasangan batu, kayu, genteng, seng, dan lain-lain.
AutoCAD sendiri, telah menyediakan beberapa pilihan ‘hatch pattern’. Namun, pilihan default yang disediakan sangat terbatas, sehingga kerapkali pilihan yang tersedia kurang memuaskan.
Untuk menambah koleksi ‘hatch pattern’, anda bisa membuatnya sendiri atau mendownloadnya secara gratis.
ansi33
ANSI33
AR-B816
AR-B816
GRAVEL
GRAVEL

Contoh 'hatch pattern' default
SPANTILE
SPANTILE
WOOD
WOOD
STONEWORK
STONEWORK

Contoh 'hatch pattern' hasil download
Ada banyak situs yang menyediakan ‘hatch pattern’ secara gratis. Ada arsiran kaca, kayu, pasangan batu, pasangan bata, genteng, seng, dan lain-lain. Di beberapa situs, ditampilkan ‘preview’, sehingga anda bisa memilih mana ‘hatch pattern’ yang sesuai dengan keinginan anda, sebelum mendownloadnya.

Langkah-langkah menambahkan Custum Folder 'hatch pattern' pada AutoCAD :

  • Download terlebih dahulu 'hatch/arsir' yang akan ditambahkan.
    Untuk download, bisa didapatkan di dotsoft.com , cadhatch.com atau anda bisa minta tolong ‘om google’ (bisa dengan kata kunci ‘hatch pattern free download’, atau dengan kata kunci lain sesuai kreatifitas anda). ekstensi file hatch adalah .pat (PAT File).
  • Simpan file yang di download tersebut. Untuk memudahkan pengelolaan, (disarankan) file 'hatch' yang didownload disimpan pada satu folder,
    misal di : (D:\master\engineering\hatch baru ).
Selanjutnya kita masuk pada langkah untuk menambahkan 'hatch pattern' pada custom folder ke AutoCAD.
  1. Buka AutoCAD, pilih menu   Tools   »   Options...  .
    AutoCAD Tools Option
  2. Pada jendela Options, pilih tab File. Klik pada bagian 'Support File Search Path'.
    support file search path
  3. Setelah itu, klik button Add » Browse...
    add browse
  4. Akan muncul jendela Browse for Folder, lalu pilih folder/direktori tempat anda menyimpan file 'hatch', kemudian klik OK.
    Browse for Folder
  5. Sekarang, pada bagian 'Support File Search Path' bagian bawah, telah ditambahakan 'path' tempat anda menyimpan folder/direktori 'hatch pattern' custom folder,
    kemudian klik OK.
    Support File Search Path
Proses menambahkan 'hatch pattern' pada custom folder ke AutoCAD telah Selesai.
Untuk menggunakannya, sekarang kita kembali ke jendela AutoCAD.
  • Klik icon 'Hatch...'
  • Pada jendelah Hatch and Gradient » tab 'Hatch' » bagian Pattern,
    klik button Displays the Hatch Pattern Palette dialog box.
    Displays the Hatch Pattern Palette dialog box
  • Klik tab Custom.
    Apabila instalasi tadi berhasil, maka pada tab Custom akan muncul daftar hatch yang berada pada direktori yang ditambahkan tadi (seperti pada contoh gambar di bawah).
    Custom Hatch
Selanjutnya, 'hatch pattern' hasil download tadi, siap digunakan.  

Senin, 10 Februari 2014

Pengumuman seleksi CPNS Kemendikbud bikin bingung peserta

Sindonews.com - Alur serta proses pengumuman seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), dinilai membingungkan peserta.

Pasalnya, jadwal yang diberikan terkait pengumuman Tes Kompetensi Dasar (TKD) sampai pada Tes Kemampuan Bidang (TKB), tak sesuai dengan jadwal yang sudah ditetapkan, bahkan pemberitahuan terkadang mendadak.

"Kalau sesuai jadwal semula sih akhir Desember. Tapi kan pengumuman lolos TKD saja mundur dua minggu dari jadwal semula, jadi ya hasil TKB dan wawancara pun palingan mundur," kata Nina, salah seorang peserta tes di Kemendikbud, saat dihubungi Sindonews, Rabu (25/12/2013).

Hal ini diakui Nina cukup membingungkan, karena peserta harus rajin memantau dan mencari tahu informasi terkait seleksi CPNS di Kemendikbud. "Pemerintah apaan sih yang enggak molor," ungkapnya.

"Dikbud itu rada aneh sih. Bulan lalu sempat ada kabar TKB dimajukan jadi tanggal 18-20 November (kalau enggak salah) ada surat edarannya juga. Nah terus diundur lagi menunggu hasil dari pansel (panitia seleksi). Dan itu ada edaran resminya juga," tutur Nina yang kini tinggal menunggu hasil TKB dan wawancara ini.

Dia menjelaskan, dari jadwal yang dituliskan, pengumuman lulus TKD itu sebenarnya awal Desember, kemudian molor hingga pertengahan Desember.

"TKD sih sesuai jadwal tanggal 3 November 2013, tapi pengumuman lulus TKD-nya yang molor. Kalau TKB lupa jadwal awalnya kapan, tapi untuk (formasi) yang saya lamar itu diadakannya tanggal 23 November 2013. Kalau di tempat lain ada yang tanggal 21, 22 November," ujarnya.

Rabu, 22 Januari 2014

membuka pop up box pada autocad

Autocad tidak bisa Save as

Welcome aboard lad !!!

Ok, kali ini gw mau sedikit berbagi tips dan trick buat ngatasin masalah yang terjadi pada autocad. Permasalahan ini sebenernya sempet terjadi di kantor gw, beberapa arsitek yang lagi ngerjain proyek nelepon gw buat minta di benerin autocadnya, masalahnya adalah autocad mereka ga bisa men-Save as kerjaan mereka.

   Setiap ngeklik pilihan Save as, si program ga bereaksi sama sekali. Ga muncul pop up box yang nunjukin letak folder buat tempat save an dari file aslinya. Sempet bingung juga sih, soalnya ga pernah pake program Autocad jadi ga tau masalahnya dari mana.

  klo ga ngerti tinggal tanya Mbah gugel aja ! hahahaha. Setelah sedikit browsing browsing dari beberapa situs luar ternyata ketemu beberapa orang yang memiliki masalah yang sama.

   Untuk mengatasi Autocad yang ga bisa men-Save as carayna adalah sebagai berikut :
Masuk ke command line lalu ketik FILEDIA dan rubah settingannya menjadi 1.
   Simple kan :D , klo udah di setting menjadi 1, maka sistem Save as nya bakalan muncul lagi, dan klo pengen menghilangkan save as nya tinggal rubah aja FILEDIA nya menjadi 0.

   Nah itu sedikit tips dan trik seputar masalah yang terjadi di sekitar gw. Klo ada kejadian aneh di kantor gw nanti gw share lagi buat kalian semua.

Sabtu, 11 Januari 2014

... KALAU JODOH TAK AKAN KEMANA ...

... KALAU JODOH TAK AKAN KEMANA ...

Bismillahir-Rahmanir-Rahim ... “Menikahlah dengan Fini le’,” pinta bunda untuk kesekian kalinya.

“Insya Allah, dia perempuan yang shalehah, dan bisa menjadi istri yang baik kelak untuk kamu!”

Ini sudah permintaan kesekian ibu untuk menikah dengan gadis pilihannya. Aku hanya menunduk dan tak berani menatap mata ibu. Tak sanggup aku melihat wajah teduh ibu yang pasti rautnya bakal berubah setelah aku selalu menolak permintaannya. Baru kali ini aku berat untuk mengiyakan permintaan beliau.

“Tapi aku sudah punya calon istri sendiri bu, aku …” tak sanggup aku melanjutkannya.

Ibu memelukku.

“Iya, ibu paham, tapi ibu mohon satu kali ini saja, sebelum ibu menyusul ayahmu. Ibu ingin melihat kamu menikah dengan perempuan yang hati ibu inginkan,” suara ibu mulai parau.

Kurasakan ada air yang menetes ke atas pundakku. Malam itu badanku hanya dibalut kaos singlet putih.

“Ibu sudah melihat Fini. Menyelidikinya, dan menurut penilaian ibu, dia bisa menjagamu, menjaga anak-anakmu dan juga menjaga ibu. Ia perempuan yang baik le’. Dia seorang Hafidzoh, Cerdas, Lembut perangainya, halus budi pekertinya, Penyayang, bersifat keibuan, penurut & sayang sama orang tua, dan insya Allah dia sederhana lagi bersahaja,” masih dalam pelukan, suara ibu mulai melemah di telingaku.

“Tapi bagaimana dengan Via, bu?”

“Ibu tahu kamu sudah memilih Via. Tapi dia itu belum pasti,” kali ini ibu mencoba mempengaruhiku.

“Kamu tak perlu takut. Insya Allah Fini adalah perempuan dengan wajah cantik. Ibu menjamin itu,” tegasnya.

“Beri aku waktu setidaknya satu minggu bu. Aku ingin istikharah.”

Aku tidak mampu lagi menjawab.

Ah, ibu, seandainya engkau tahu betapa dalam perasaanku kepada Via. Meski aku hanya mengenalnya lewat tulisan-tulisan tangan. Via, sahabat penaku, perempuan yang aku kenal dari sebuah forum penulis di salah satu majalah remaja dulu.

Meski aku belum pernah bertemu langsung ataupun melihat fotonya, penilaianku langsung merujuk ke angka delapan. Aku bisa menggambarkan dirinya hanya dari tulisan-tulisannya. Ia perempuan yang memiliki kelembutan.

Wangi suratnya mengisyaratkan wangi rambutnya. Halus sulaman kata-kata yang digunakannya mewakili perangainya. Dan doa yang selalu dikirimkannya menggambarkan keshalehannya.

Harus bagaimana aku nanti bila surat Via datang menjengukku. Terakhir kali aku berkirim kabar bahwa ibu ingin menjodohkanku dengan perempuan pilihannya. Itu satu bulan lalu. Kulanggar perjanjian kami, untuk tidak memberikan nomor HP, alamat jejaring sosial, ataupun foto.

Di surat terakhir itu kecuali nama dan alamat, kuselipkan secarik foto untuk kali pertama. Dibelakang foto kutuliskan nomor HPku. Aku ingin tahu reaksinya.

Namun setelahnya, surat-surat Via alfa menyambangi rumahku. Ia tidak rajin lagi menitipkan rindu seperti dalam goresan penanya. Entah ia marah atau ingin menjaga hati. Barangkali juga menjaga jarak.

***

Satu pekan berlalu. Tidak ada jawaban dari Via. Tidak ada surat. Apalagi telepon dan pesan pendek yang mampir ke HP lawasku. Aku pun memutuskan mengiyakan permintaan ibu. Meski pun surat Via datang, sebenarnya sangat berat aku menolak permintaan ibu. Setelah Ayah menghadap Allah ketika aku berusia 10 tahun, hanya aku yang menjadi kebanggaan ibu. Anak semata wayangnya.

Aku tidak sanggup melihat wajah kecewa ibu saat keluar kalimat penolakan dari mulutku. Aku tidak sanggup menjadi durhaka. Maafkan aku ya Rabb. Aku akan “samina wa atoqna”. Semoga Engkau meridhai jalan yang aku pilih. Bukankah ridha Allah itu ridha orangtua?

Ibu gembira. Kesibukan pun langsung melanda rumah mungil peninggalan almarhum Ayah. Rumah sibuk berhias. Ibu dibantu keluarga dan tetangga repot mempersiapkan seserahan. Tak menunggu waktu, ibu menyeretku ke toko emas di pasar dekat rumah.

“Keluarkan uangmu, kita beli mahar perhiasan emas untuk calon istrimu. Ibu yang memilihkan,” ujarnya penuh semangat.

Gembira jiwa ini melihat ibu sumringah. Tapi hati ini masih diayun-ayun bimbang.

Pertemuan kedua keluarga pun terjadi. Ibu Fini adalah teman ibu sewaktu mengikuti penataran sebagai guru beberapa tahun silam. Karenanya mereka sangat akrab, kendati usia ibuku 10 tahun lebih tua.

Aku terdampar di rumah Fini di Selatan Jakarta. Kulirik sedikit wajahnya yang berhias sedikit polesan. Bibirnya tersapu gincu tipis. Cantik juga. Wajahnya putih bersih, matanya berbinar, pipi tambun berlesung bersanding dengan hidung mungilnya. Kacamata cemantel di depan matanya. Balutan jilbab merah menyempurnakan penampilannya. Tapi hati ini masih bimbang.

Satu pekan setelah acara khitbah, Akad Nikah dilaksanakan, walimah pun digelar. Aku tidak banyak mengundang teman-teman kantorku. Tapi tamu yang hadir cukup banyak datang silih berganti.

Kudengar orang tua Fini mengundang seribu relasinya. Di antara ribuan orang tersebut, aku mencari sosok Via. Berharap dia datang. Ahh .. aku hanya berkhayal, bagaimana ia tahu aku menikah hari ini, bila aku tak pernah lagi berkirim surat dengannya.

Malam pun tiba. Setelah lelah seharian menjadi raja yang dipajang di atas pelaminan. Usai membasuh riasan dan mengganti pakaian, aku masuk kamar pengantin yang serba putih. Seprai, bantal, guling dan dinding yang dihiasi kain putih. Aku duduk mematung di pinggir tempat tidur.

Sementara Fini, istriku, baru keluar dari kamar mandi. Ia memakai gaun putih panjang pemberianku yang ada dalam seserahan. Fini jauh lebih cantik bila rambutnya tergerai. Wajah dan tubuhnya begitu menggoda. Tapi tidak hatiku.

Ia mendekatiku. Tersenyum namun wajahku datar. Tipis kulempar senyum agar canggung mencair.

Fini semakin mendekatiku. Duduk merapat di samping kananku. “Mas akhirnya kamu jadi halal untukku,” suaranya merdu.

Baru kali ini aku mendengar secara utuh, setelah seharian aku hanya membisu di pelaminan ketika ia mengajak bicara. Berkhayal Via yang ada di kamar itu. Berdua dengannya.

Kepalanya direbahkan ke pundakku. Sedikit kaget, tapi kubiarkan. “Maaf, aku masih kaku,” kataku untuk menyembunyikan keraguan.

“Aku tahu,” ujarnya melemahkan dan mengangkat kepalanya.

Dahiku berkerut. “Kamu tahu apa?”

“Apa kamu mencintai perempuan lain?” pertanyaannya menampar hatiku.

Lidahku mematung di dalam mulut. Ia mengetahui bila ada perempuan yang lebih dulu menyambar hatiku. Jelas saja, sikap dinginku adalah refleksi dari pertanyaannya. Aku diam.

“Diammu itu adalah jawaban mas.”

Ya Allah, maafkan aku bila pikiran ini sudah masuk ke dalam ranah selingkuh. Padahal di hadapanku ada bidadari teramat cantik.

“Mas, kamu pasti sedang memikirkan Via?” wajahku bingung.

Kuputar posisi duduk ke hadapannya.

“Dari mana kamu tahu tentang Via?” masih dalam heran.

Dia beranjak dan mengambil sebuah kotak kayu kira-kira berukuran 150x250 mm dari dalam lemari pakaian. Kulihat di dalamnya ada puluhan, bahkan ratusan surat terdokumentasi rapi di dalam kotak warna coklat. Ia mengambil selembar foto dan selembar surat yang letaknya paling atas.

Surat itu, aku mengenalnya. Dan itu fotoku yang kuselipkan di surat terakhir yang kukirim ke Via. Ia tersenyum ketika kurebut surat itu.

“Aku Via mas. Nama Via adalah nama panggilan aku di rumah. Fini adalah nama singkatan dari namaku, Fitria Handayani. Aku meminta ibu memberitahukan nama itu. Maaf bila aku menyembunyikan nama asliku.”

“Awalnya aku juga menolak dijodohkan, tapi ketika ibu memperlihatkan foto kamu, hatiku riang. Aku menggali informasi dari ibu untuk memastikan bahwa kamu dan foto yang ibu bawa adalah orang yang sama.

Aku sudah tahu bahwa kamu adalah lelaki yang dijodohkan ibu dan mama. Karena itu aku tidak menjawab surat terakhir kamu. Aku ingin membuat kejutan kepada penjaga hati dan tubuhku,” ujarnya sembari mengulum senyum.

Kedua mataku basah. Berair. Ini adalah air mata dari mata air surga. Ya Allah, engkau menyiapkan kado terindah yang tidak pernah aku duga. Ternyata Via dan Fini berasal dari satu jiwa. Ia wanita yang kucintai. Ibu ternyata mengerti keinginan anaknya.

Hujan pun bersenandung riang malam itu, mengiringi malam pengantin kami.

.... Segala puji bagi Allah, yang dengan nikmat-Nya sempurnalah semua kebaikan ....

Wallahu a'lam bishshawab, ..
… Semoga tulisan ini dapat membuka pintu hati kita yang telah lama terkunci …

.... Subhanallah wabihamdihi Subhanakallahumma Wabihamdika Asyhadu Allailaaha Illa Anta Astaghfiruka Wa atuubu Ilaik ....